Opening Ceremony KSC V

Acara opening ceremony KSC V yang di meriahkan oleh dancer dan tarian modern beserta sambutan dari panitia penyelenggara,untuk memeriahkan acara KSC V ini dengan[...]

Meriahnya Band Acoustic di Final Party Ke 2

Kemeriahan final party KSC V di hari kedua makin heboh setelah tampilnya grup acoustic dari SMA N 1 Kertosono yang sangat menghibur bukan hanya dari segi kekompakkanya namun juga dari para pendukung yang jauh-jauh datang dari kertosono hanya untuk [...]

Dibalik Senyum Putri Lingkungan

Setelah dinobatkan sebagai Putri Lingkungan 2011 dalam School Contest V, Rosyida Oktavia dari SMA Negeri 1 Kediri tersenyum meskipun sebenarnya dia[....]

Gelegar School Band Contest

Acara penilaian School Band Contest yang diadakan di IKCC (20/03) jam 13.45 ini berlangsung spektakuler. Acara yang dipandu oleh presenter Edwin dan Abel ini berlangsung sangat meriah dan mengelegar. Ada [....]

Puncak KSC V 2011

Acara Puncak Final Party School Contest V yang berlangsung pada malam hari ini berlangsung sangat megah dan meriah. Seperti biasa acara [....]

14 Juli 2011

Sejarah Kota Nganjuk

Nganjuk dahulunya bernama Anjuk Ladang yang dalam bahasa Jawa Kuna berarti Tanah Kemenangan. Dibangun pada tahun 859 Caka atau 937 Masehi.
Berdasarkan peta Jawa Tengah dan Jawa Timur pada permulaan tahun 1811 yang terdapat dalam buku tulisan Peter Carey yang berjudul : ”Orang Jawa dan masyarakat Cina (1755-1825)”, penerbit Pustaka Azet, Jakarta, 1986; diperoleh gambaran yang agak jelas tentang daerah Nganjuk. Apabila dicermati peta tersebut ternyata daerah Nganjuk terbagi dalam 4 daerah yaitu Berbek, Godean, Nganjuk dan Kertosono merupakan daerah yang dikuasai Belanda dan kasultanan Yogyakarta, sedangkan daerah Nganjuk merupakan mancanegara kasunanan Surakarta. Sejak adanya Perjanjian Sepreh 1830, atau tepatnya tanggal 4 juli 1830, maka semua kabupaten di Nganjuk (Berbek, Kertosono dan Nganjuk ) tunduk dibawah kekuasaan dan pengawasan Nederlandsch Gouverment. Alur sejarah Kabupaten Nganjuk adalah berangkat dari keberadaan kabupaten Berbek dibawah kepemimpinan Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo 1. Dimana tahun 1880 adalah tahun suatu kejadian yang diperingati yaitu mulainya kedudukan ibukota Kabupaten Berbek pindah ke Kabupaten Nganjuk.
Dalam Statsblad van Nederlansch Indie No.107, dikeluarkan tanggal 4 Juni 1885, memuat SK Gubernur Jendral dari Nederlandsch Indie tanggal 30 Mei 1885 No 4/C tentang batas-batas Ibukota Toeloeng Ahoeng, Trenggalek, Ngandjoek dan Kertosono, antara lain disebutkan: III tot hoafdplaats Ngandjoek, afdeling Berbek, de navalgende Wijken en kampongs : de Chineeshe Wijk de kampong Mangoendikaran de kampong Pajaman de kampong Kaoeman. Dengan ditetapkannya Kota Nganjuk yang meliputi kampung dan desa tersebut di atas menjadi ibukota Kabupaten Nganjuk, maka secara resmi pusat pemerintahan Kabupaten Berbek berkedudukan di Nganjuk.

By Ilham abi with 25 comments

29 Juni 2011

Adipura dan Adiwiyata Untuk Kabupaten Nganjuk

Terhitung sudah tiga kali Kabupaten Nganjuk meraih Piala Adipura tingkat Nasional sejak Drs. H. Taufiqurrahman menjabat sebagai Bupati Nganjuk. Piala bergengsi dalam bidang kebersihan dan lingkungan ini dilakukan oleh pemerintah bagi kota dan kabupaten se-Indonesia. Hanya saja perolehan piala adipura bagi kabupaten Nganjuk masih banyak hal yang membutuhkan perhatian. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Nganjuk, Mulyono menyampaikan,”Masih banyak yang harus diperbaiki.”
Di antara kabupaten/kota se-Indonesia, Kabupaten Nganjuk melewati passing grade untuk katagori kota kecil, dengan perolehan nilai meningkat dari tahun lalu, dari 73 menjadi 74. “Tapi masalah besarnya nilai kami masih nunggu salinan dari Kementerian Lingkungan Hidup,” terang Mulyono.

Mulyono mengaku bangga meskipun masih banyak hal yang perlu mendapat perhatian agar tahun depan Adipura tetap bertahan. “Masih ada beberapa titik yang tetap perlu perbaikan agar tahun depan adipura tidak lepas,” tandasnya.
Menurutnya, masalah tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Kedungdowo yang terus membuat was-was, meskipun persoalan pengolahan sampah juga dirasakan oleh daerah lain dan  selalu menjadi salah satu indikator penentu keberhasilan adipura. “Rata-rata daerah lain jebloknya pada penilaian TPA,” keluhnya.
Untuk itu, persoalan TPA Kedungdowo tidak boleh dianggap sepele dan terus menjadi pusat perhatian, meskipun dengan luas 5 hektar lahan sudah memadahi untuk kota sebesar Nganjuk. Bahkan di TPA Kedungdowo sudah dikembangkan sistem control landfill – alat yang digunakan untuk menghancurkan sampah, namun kondisi sampah yang masih bercampur dengan plastik dan bahan yang sulit hancur hingga membutuhkan waktu yang lama. Padahal lanjut Mulyono, TPA Kedungdowo tiap hari selalu digerojog banyak sampah hingga terus menumpuk. “Idealnya dua bulan sudah bisa dibongkar, karena bahan sampahnya campur aduk,  ya jadi lama, bisa tahunan,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan sampah, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar proses pengolahan sampah dapat dilakukan sejak awal mulai dari lingkungan rumah warga. “Agar lebih efektif dan efisien,” tandasnya.
Untuk itu, agar semuanya berjalan lancar dalam menangani masalah sampah harus melibatkan peran masyarakat. Masyarakat dilibatkan secara aktif, termasuk tidak membuang sambah di sembarang tempat.

Sementara dalam pelaksanaan kirap adipura, juga dilakukan penanamn pohon di sepanjang ring road dan pelepasan burung. Penanaman pohon jenis pucuk merah dan pelepasan burung tersebut dilakukan sebelum upacara pemberangkatan kirap dimulai. Sedikitnya ada sekitar 10 ribu peserta bersepeda turut menyemarakkan kirap adipura tersebut. Selain kirap adipura, kabupaten Nganjuk juga berhasil meraih piala Adiwiyata. Penghargaan bagi kebersihan sekolah tersebut diraih oleh SMPN 1 Prambon.

Bupati Nganjuk, Drs. H. Taufiqurrahman menyampaikan dalam pidatonya bahwa perolehan piala Adipura dan Adiwiyata tersebut semata-mata keberhasilan warga Nganjuk seluruhnya. Untuk itu, dihimbau kepada seluruh warga Nganjuk untuk tetap menjaga kebersihan lingkungannya dan melestarikan lingkungan hidup. Pasalnya, menurut bupati Nganjuk lingkungan merupakan aset yang tidak ternilai harganya. Bahkan kelangsungan lingkungan hidup dapat kita wariskan kepada generasi kita mendatang. “Kita patut untuk melestarikan lingkungan kita demi anak cucu kita,” tandasnya saat memberikan sambutan sebelum kirap dimulai.

Sementara terkait keberhasilan Kabupaten Nganjuk meraih piala adipura, pemerintah daerah telah melakukan kirap keliling sepanjang 12 km, Sabtu, (11/6). Route kirap dimulai dari Lapangan Begadung menuju sejumlah jalan protokol dan kelurahan di kabupaten Nganjuk, seperti; Jalan Diponegoro, Kartini, Jaksa Agung Suprapto, AR Shaleh, Lurah Surodarmo, S. Parman, Anjuk Ladang, Merapi, Semeru, Ijen (Pemandian Sri Tanjung), Lawu, Wilis, Veteran, Merdeka, dan finish di pendopo kabupaten Nganjuk. (hms)

By Ilham abi with 5 comments

6 April 2011

Mudaers Sang The Best Blogs Journalist

       School Contest telah berakhir namun tidak untuk para blog jaournalist dan web desain, kemaren pada hari minggu 27 meret 2011 web desain
    mempresentasikan hasil karyanya di kantor Radar Kediri, sedangkan untuk penjuarian blog jaournalist masih berlanjut karena oara panitia harus menyeleksi satu persatu blog milik peserta. Akhirnya kemaren hari selasa 29 april 2011 surat kabar turun cetak hasilnya berupa pengumuman pemenang blog jaournalist dan web desain hasil begitu mengejutkan mudaers.co.tv menjadi sang juara untuk pertama kalinya nah untuk mengetahui rincian lebih lengkapanya siapa saja yang juara lihat di bawah ini :

Pemenang Web desain Contest V

 The Best : SMKN 2 Kediri
Runner Up : SMP N 1 Kertosono
Third Place : SMKN 1 Kediri
Harapan : SMA N 2 Nganjuk A

Sedangkan untuk Blog Jaournalist

Kategori SMP (Junior High School Blog Jornalist)

Best : SMP Pomosda Nganjuk (www.Pomosdaline.blogspot.com)
Runner Up : MtsN Kediri (www.kreasifikruna.blogspot.com)
Third Place : SMP 1 Kediri (www.bezalaya.blogspot.com)
Best Artikel : SMP 1 Kediri (www.chenesa2011.blogspot.com)

Kategori SMA ( Senior High School Blog Jornalist)

Best : SMAN 1 Kertosono (www.mudaers.co.tv)
Runner Up : SMAN 1 Kediri (www.warnakitakita.blogspot.com)
Third Place : SMAN 1 Kertosono (http://debes.tk)
Best Artikel : MAN 3 Kediri (www.madrasah3.blogspot.com)

Berbagai hadiah dan sertifikat di peroleh para pemenang lomba web desain di kantor kediri kemarin selamat dan sukses kepada para pemenang.

By Mudaers SMUNKER with 5 comments

20 Maret 2011

Kemegahan Puncak Final Party School Contest V


        Acara Puncak Final Party School Contest V yang berlangsung pada malam hari ini berlangsung sangat megah dan meriah. Seperti biasa acara dibawakan oleh Abel dan Edwin. Acara pada hari memang benar-benar megah bagaimana tidak, acara yang dihadiri oleh seluruh peserta Final Party School Contest, Penyelenggara Acara dan juga Para Sponsor yang ikut meramaikan Puncak Final Party School Contest V. Para juara dari peserta Final Party School Contest V diumumkan pada acara ini.




Pemenang Mading tingkat SMP

Kategori Mading Ramah Lingkungan diraih oleh MTs Negeri Kandat
Kategori Mading Costum diraih oleh MTs Sunan Ampel
Kategori Mading Campaign diraih oleh SMP Negeri 1 Tanjunganom
Kategori Mading Layout diraih oleh SMP Rejoso
Kategori Mading General Artikel diraih oleh MTs Negeri 1 Kediri
Kategori Mading Dua Dimensi diraih oleh SMP Negeri 6 Tulungagung
Kategori Mading Honda Artikel diraih oleh MTs Negeri 2 Kediri
Kategori Mading Flexi Artikel diraih oleh SMP Negeri 1 Tanjunganom






Kategori Mading Most Honda diraih oleh SMP Negeri 1 Nganjuk
Kategori Mading Favorit diraih oleh MTs Negeri 2 Kediri
Kategori Mading Best Content diraih oleh SMP Pomosda
Kategori Mading Best Peformance diraih oleh SMP Pace
Kategori Mading Overall diraih oleh MTs Negeri Puncu




Pemenang Mading tingkat SMA


Kategori Mading Costum diraih oleh SMA Negeri Puncu
Kategori Mading Campaign diraih oleh SMK Negeri 2 Kediri
Kategori Mading Layout diraih oleh SMA Negeri 6 Kediri
Kategori Mading General Artikel diraih oleh SMA Negeri 2 Nganjuk
Kategori Mading Dua Dimensi diraih oleh SMA Negeri 1 Boyolangu
Kategori Mading Honda Artikel diraih oleh SMA Negeri 7 Kediri
Kategori Mading Flexi Artikel diraih oleh SMA Negeri 1 Kertosono (B)


Kategori Mading Most Honda diraih oleh MAN 1 Kediri
Kategori Mading Favorit diraih oleh SMK Negeri 2 Kediri
Kategori Mading Best Content diraih oleh SMA Kristen Petra
Kategori Mading Best Peformance diraih oleh SMA Negeri 1 Nganjuk
Kategori Mading Overall diraih oleh SMA Pomosda



Pemenang Kontes Melukis tingkat SMP



Juara 1 diraih oleh Wahyu Miftachur dari SMP Negeri 2 Pare
Juara 2 diraih oleh Alma Saula Shofi dari MTs Negeri  Pare
Juara 3 diraih oleh Tivania dari SMP  Negeri 1 Kediri





Pemenang Kontes Melukis tingkat SMA


Juara 1 diraih oleh Festian Hendra dari SMA 2 Pare
Juara 2 diraih oleh Rika Yuliana dari SMA Negeri 2 Kediri
Juara 3 diraih oleh Windy Eka Putri dari SMA Negeri 3 Jombang





Pemenang Kontes Fotografi tingkat SMP

Juara 1 diraih oleh Haliastur Wildan dari SMP Negeri 2 Pare
Juara 2 diraih oleh Della Risky dari SMP Negeri 8 Kediri
Juara 3 diraih oleh Ahmad Ghozi dari MTs Negeri Kanigoro






Pemenang Kontes Fotografi tingkat SMA


Juara 1 diraih oleh Titah dari SMA Negeri 1 Boyolangu
Juara 2 diraih oleh  Kresna dari SMA Negeri 1 Nganjuk
Juara 3 diraih oleh  Driepuza Ryan dari SMA Negeri 2 Pare







Pemenang News Presenter tingkat SMP



Juara 1 diraih oleh Maratus Shalihah dari SMP Negeri 1 Prambon
Juara 2 diraih oleh Karina Aprilia dari SMP Negeri 1 Prambon
Juara 3 diraih oleh Maygita Ayuningtyas dari SMP Negeri  1 Kediri





Pemenang News Presenter tingkat SMA



Juara 1 diraih oleh Lelen Novia dari SMA Negeri 7 Kediri
Juara 2 diraih oleh Prabu Rabbani dari SMA Negeri 2 Nganjuk
Juara 3 diraih oleh Karina Silvia dari SMA Negeri 2 Kediri






Pemenang Putri Lingkungan Sekolah


Putri Lingkungan diraih oleh Rosyida Octavia dari SMA Negeri 1 Kediri
Juara 2 diraih oleh Venita Astri dari SMA Negeri 2 Kediri
Juara 3 diraih oleh Safitri Nindya dari MAN 3 Kediri
Putri Persahabatan diraih oleh Anggi Dameria dari SMA Negeri 2 Pare
Putri Favorit diraih oleh Dwi Agustina dari SMK Negeri 2 Kediri



Pemenang School Acoustic Contest


Juara 1 diraih oleh SMP Negeri 4 Kediri
Juara 2 diraih oleh SMA Negeri 2 Nganjuk
Juara 3 diraih oleh SMA 1 Kediri
Juara Harapan 1 diraih oleh SMP Negeri 3 Kediri
Juara Harapan 2 diraih oleh MTs Negeri 2 Pare




Pemenang School Band Contest


Juara 1 diraih oleh Full Day dari SMA Negeri 1 Kediri
Juara 2 diraih oleh Aspad Band dari SMA Pawyatan Daha
Juara 3 diraih oleh The Drop Out dari SMA Negeri 1 Blitar
Juara Harapan 1 diraih oleh Planxton Band dari SMA Negeri 1 Puncu
Juara Harapan 2 diraih oleh New Ethnic dari SMA Negeri 2 Nganjuk




Best Player & Band Favorite


Best Vokalis diraih oleh Aspad Band
Best Drummer diraih oleh Aspad Band
Best Keyboardis diraih oleh Aspad Band
Best Guitarist diraih oleh The Drop Out
Best Bassist diraih oleh Full Day
Juara Favorit diraih oleh The Drop Out dari SMA Negeri 1 Blitar





       Juara Umum tingkat SMP diraih oleh 
MTs Negeri Puncu.

Juara Umum tingkat SMA diraih oleh
SMA Negeri 1 Kediri


Selamat buat para pemenang, bagi yang belum berhasil jangan putus asa masih ada tahun berikutnya. (Ekky)

By Mudaers SMUNKER with 4 comments

Gelegar Spektakuler School Band Contest

       Acara penilaian School Band Contest yang diadakan di IKCC (20/03) jam 13.45 ini berlangsung spektakuler. Acara yang dipandu oleh presenter Edwin dan Abel ini berlangsung sangat meriah dan mengelegar. Ada tiga juri yang siap menilai para peserta School Band Contest yaitu Bapak Wahid, Bapak Dedi dan Bapak Toti. Ada sepuluh peserta School Band Contes yang meliputi siswa SMP dan SMA yang siap tampil pada hari ini. Semua finalis School Band Contest menguncang IKCC pada hari ini. Semua peserta menyanyikan lagu Honda One Heart sebagai lagu wajib sponsor.

       Penampilan pertama oleh Veteran 7 dari SMA Negeri 2 Kediri, dengan 5 personil yang terdiri dari 4 laki-laki dan 1 perempuan yang merupakan sang vokalis, dengan memakai kaos berwarna hitam dan putih, mereka membawakan lagu berjudul Ular Berbisa dari Hello dan Sakura dari Rossa. Penampilan selanjutnya oleh X-Stream dari MTs Negeri 2 Kediri, dengan 7 personil yang terdiri dari 1 laki-laki dan 6 perempuan, dengan memakai baju bermotif kotak-kotak, mereka membawakan lagu berjudul Dari Mata Sang Garuda dari Peeweegaskin dan Beraksi dari Kotak. Penampilan selanjutnya oleh New Ethnic dari SMA Negeri 2 Nganjuk, dengan 7 personil yang terdiri dari 6 laki-laki dan 1 perempuan yang merupakan sang vokalis, dengan memakai baju Batik, mereka membawakan lagu berjudul Ular Berbisa dari Hello dan Sedudo yang merupakan ciptaanya sendiri.

      Penampilan selanjutnya oleh Emotion Band dari SMK Al Huda, dengan 5 personil laki-laki, dengan memakai kaos bewarna hitam, mereka membawakan lagu berjudul Arti Sahabat dari Nidji dan Ilusi dari U9. Penampilan selanjutnya oleh Panada dari SMP Negeri 2 Tanjunganom, dengan 7 personil yang terdiri dari 3 laki-laki dan 4 perempuan, dengan memakai baju bewarna hitam dan putih bergambarkan panda, mereka membawakan lagu berjudul Tentang Rasa dari Coklat.

    Penampilan selanjutnya oleh United Band dari MAN 3 Kediri, dengan 6 personil yang terdiri dari 4 laki-laki dan 2 perempuan, dengan memakai baju bewarna merah, mereka membawakan lagu berjudul Ular Berbisa dari Hello dan Bongkar dari Iwan Fals. Penampilan selanjutnya oleh Planxton Band dari SMA Negeri 1 Puncu, dengan 6personil laki-laki, dengan memakai baju berwarna biru, mereka membawakan lagu berjudul Arti Sahabat dari Nidji dan Akulah Dia dari Drive. Penampilan selanjutnya oleh Aspad Band dari SMA Pawyatan Dhoho Kediri, dengan 5 personil laki-laki, dengan memakai baju bewarna biru, mereka membawakan lagu berjudul Ular Berbisa dari Hello dan Kehidupan dari God Bless.

     Penampilan selanjutnya oleh Full Day Band dari SMA Negeri 1 Kediri, dengan 6 personil yang terdiri dari 4 laki-laki dan 2 perempuan, dengan memakai baju adat Bali, mereka membawakan lagu berjudul Arti Sahabat dari Nidji dan Tua-tua keladi. Penampilan terakhir oleh The Drop Out dari SMA Negeri 1 Blitar, dengan 5 personil yang terdiri dari 4 laki-laki dan 1 perempuan yang merupakan sang vokalis, dengan memakai baju seragam SMA , mereka membawakan lagu berjudul Ular Berbisa dari Hello.




      Kriteria penilaian School Band Contest meliputi performance, skill, vokal, instrumen, kostum, harmony, dinamik, kreativitas, lagu dari peserta School Band Contest.



Kolaborasi : Para personil band Veteran 7 sedang menunjukkan skil dalam acara Band Contest.



Kompak : Para personil Aspad Band asal SMA Pawyatan Daha sedang menunjukkan kekompakannya.



Best Guitar : Salah satu gitaris paling memukai penonton dalam acara School Band Contest.


Satu-satunya : Satu-satunya Bassist  wanita dalam acara Contest Band.




Menikmati : Salah satu personal Planxton Band sangat menikmati aluran irama pada School Band Contest.



Vokalis : Salah satu performance dari peserta School Band Contest yang sedang manggung.

By Mudaers SMUNKER with 1 comment

Lomba Mewarnai "Goresan Warna Anak-Anak Dalam School Contest V"


    Lomba Mewarnai School Contest V diikuti oleh anak-anak yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak. Perlombaan di mulai pukul 09.52 sampai pukul 11.20. Gambar yang akan diwarnai oleh para peserta telah disiapkann oleh panitia, sedangkan untuk alat-alat mewarnai dibawa oleh para peserta sendiri. Para peserta diperolehkan untuk mewarnai gambar dengan alat apa saja.

    Setelah lomba selesai datanglah badut berwarrna hijau berbentuk naga kecil. Setelah itu dilanjutkan dengan bermain dan belajar bahasa inggris bersama.


 Menunggu : Para Peserta di hibur dengan belajar sambil bermain di bawah panggung untuk melepas jenuh sambil menunggu hasil pemenang lomba melukis.
Ceria : Para peserta lomba melukis menunggu hasil pengumuman pemenang dengan bermain bersama

    Kemudian dilanjutkan oleh pengumuman juara. Untuk juara harapan dua diraih oleh peserta nomor 062 dan mendapatkan hadiah berupa piala dan bingkisan dari sponsor, juara harapan 1 diraih oleh peserta nomor 058 dan mendapat hadiah berupa piala dan bingkisan juga, untuk juara 3 diraih oleh peserta nomor 053 dan mendapat hadiah piala, bingkisan, dan kotak berwarna coklat, untuk juara 2 diraih oleh peserta nomor 007 dan mendapat hadiiah berupa piala, bingkisan, dan kotak berwarna coklat, sedangkan untuk juara 1 dirai oleh peserta nomor 054 dan mendapat hadiah berupa piala, bingkisan, dan juga mendapatkan satu buah Handphone Flexi.


Hadiah : Penerimaan hadiah sebagai juara kontes melukis di KSC V
Juara : Para juara dari perlombaan kontes melukis KSC V

By Mudaers SMUNKER with 4 comments

´